RENUNGAN PETANG 27 JANUARI 2017

Jumat, 27 Januari 2017

PENDALAMAN:

Bacalah tulisan Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 310-315, di mana dia berbicara tentang Roh Kudus. Bacalah juga Mari Bersaksi, hlm. 656-660.



“Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat. 28:18-20).

Perhatikan, ketika Yesus memberikan panggilan dan pekerjaan mereka, Ia berkata untuk membaptiskan murid-murid di dalam “nama” bentuk tunggal, Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Dia tidak berkata “nama-nama” Bapa, Anak, dari Roh Kudus, tetapi hanya “nama,” (Yunani, onoma). Ini merupakan bukti yang kuat akan sifat alamiah Tuhan kita yang Esa (“Dengarlah hai orang Israel; Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!” [Ul. 6:4]). Seperti pelajaran pekan ini telah sampaikan, tidak ada pertanyaan-pertanyaan mengenai kepribadian Bapa dan Anak; jadi, mengapakah ada orang mempertanyakan kepribadian dan pribadi Roh Kudus? Menurut Alkitab, kita memiliki kepribadian Allah sendiri yang mengasihi, peduli, dan menghibur bahkan bekerja di dalam dan melalui kita. Itulah Roh Kudus dan apa yang Dia lakukan. Dan betapa lebih menyenangkan mengetahui bahwa kehadiran yang diam ini adalah satu Pribadi, sama seperti Bapa dan Anak. Benar, sukar dipahami secara menyeluruh. Lalu apa? Jika kita tidak sepenuhnya memahami sifat alamiah sesuatu yang sama seperti angin dan api, lebih lagi betapa kita tidak dapat memahami sepenuhnya sifat alamiah Roh Kudus itu sendiri.

Pertanyaan-pertanyaan untuk Didiskusikan:
1. Di UKSS, lihatlah kembali jawaban Anda untuk pertanyaan hari Rabu mengenai kebenaran yang menjadi Pribadi, Yesus Kristus. Apakah maksudnya? Bagaimanakah kita dapat memahami “kebenaran” itu dalam cara yang demikian, gantinya hanya sebagai sebuah usulan atau dalil?

  1. Ellen G. White menulis: “Kita perlu menyadari bahwa Roh Kudus,adalah pribadi yang sama dengan Allah yang adalah pribadi, sedang berjalan melalui tanah ini.”—Ellen G. White, Mari Bersaksi, hlm. 659. Apakah yang hal ini katakan kepada kita perihal kenyataan dan kehadiran Roh Kudus?

  2. Kembali kepada sifat dan ciri-ciri Roh Kudus yang telah kita lihat sepekan ini. Manakah yang menghibur hatimu? Manakah yang sangat berarti bagimu? Bagikan di UKSS mengapakah Anda memilihnya.

  3. Manakah yang Anda suka dihubungkan terhadap dirimu, kuasa impersonal ataukah pribadi? Apakah penerapannya terhadap jawabanmu?
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s