RENUNGAN PETANG 19 JANUARI 2017

Sekolah Sabat

Kamis, 19 Januari 2017

​Pentingnya Keilahian Roh Kudus


Apakah yang akan hilang jika Roh Kudus bukanlah Allah? Jika Roh Kudus bukan sepenuhnya Allah, maka implikasi keselamatan dan penyembahan adalah serius. Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Roh Kudus bertanggung jawab untuk pembaruan jiwa umat percaya. Dia tinggal di dalam mereka dan mengisi jiwa mereka. Dia membarui pikiran kita dan mengubah tabiat kita. Dia memiliki kuasa untuk membangkitkan. Dia membuat pengikut Kristus sebagaimana Allah: Kudus. Jika Roh Kudus bukanlah Allah, bagaimanakah kita dapat memastikan bahwa Dia dapat melakukan semua hal-hal ini dan melakukan semua itu dalam cara yang diterima oleh Allah?
Bacalah 1 Petrus 1:2; 2 Korintus 13:14; dan Matius 28:18, 19. Apakah yang dikatakan kepada kita tentang kenyataan bahwa Roh Kudus disebutkan berdampingan dengan Allah Bapa dan Yesus Kristus, Anak Allah, di dalam baptisan dan di dalam doa berkat pada saat penyembahan dan ibadah kepada Allah?
Keilahian Roh Kudus menolong kita untuk berhubungan dengan Dia di dalam cara yang tepat agar mengenal siapa Dia yang sebenarnya. Keilahian-Nya adalah awal bagi sebuah kerohanian yang berpusat pada Allah. Gereja Perjanjian Lama tanpa malu-malu menyebutkan bahwa Roh Kudus berdampingan dengan Dua Anggota Keallahan yang lainnya. Roh Kudus menduduki tingkat dan posisi yang sama pada saat baptisan dilaksanakan sama seperti Bapa dan Anak. Baptisan memiliki makna kerohanian yang dalam dan adalah sebuah tata cara ibadah yang mendalam. Apa yang benar dalam tindakan baptisan adalah sama benarnya dengan doa berkat kerasulan. Adalah sebuah doa pemujaan di mana Roh Kudus di puji seperti pujian kepada Bapa dan Anak. Tiga Pribadi Keallahan ini disebutkan berdampingan dan dipercayai sederajat.
Dalam Perjanjian Baru, Roh Kudus dinyatakan sebagai pribadi yang tepat disembah untuk peribadatan, tidak hanya di dalam baptisan dan doa berkat kerasulan, tetapi juga di dalam persyaratan yang konstan di mana kita bergantung pada-Nya untuk semua makanan rohani kita dan harus menurut kepada diri-Nya sebagai Guru dan yang menyucikan kehidupan kita. Apakah penting bahwa Roh Kudus itu Allah? Benar, sangat penting. Jika kita mengetahui siapa Dia sebenarnya, dan mengenal serta mengetahui Keilahian-Nya, maka kita akan menghormati pekerjaan-Nya dan bersandar pada-Nya untuk pertumbuhan dan penyucian diri kita.
Pikirkanlah apa artinya Roh Kudus, Allah sendiri, sedang bekerja dalam hidupmu. Janji-janji besar apakah yang ditemukan di sini untuk kita ketika mengetahui bahwa Allah yang sedang bekerja di dalam dirimu untuk mengubah Anda menjadi apa yang Anda bisa di dalam diri-Nya? Mengapakah ini menjadi sebuah kebenaran yang mengangkat dan meyakinkan hati?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s