Renungan Petang 10 Januari 2017

Selasa, 10 Januari 2017

​Roh Kudus dan Bait Suci


“Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka” (Kel. 25:8).
Sesudah‘peristiwa Penciptaan, rencana Allah akan keselamatan menjadi hal yang terutama di dalam Alkitab. Dalam dunia yang telah jatuh, apakah kebaikan yang dimiliki Penciptaan bila tidak ada Penebusan? Sebagai orang berdosa, kita bukan hanya memerlukan seorang Pencipta tetapi juga seorang Penebus. Betapa seharusnya kita berterima kasih bahwa kita memiliki Penebus itu, Yesus Kristus. Tanpa Dia, kita tidak memiliki pengharapan di atas dunia yang tidak mampu memberikan apa pun kepada kita.
Dalam Perjanjian Lama, Bait Suci dan upacara-upacaranya mengilustrasikan pengampunan Allah terhadap dosa dan membayangkan-pekerjaan Yesus, Penebus kita. Di Bait Suci inilah rencana penebusan dinyatakan kepada orang Israel kuno (Ibr. 4:2). Sementara banyak pelayanan Bait Suci menunjukkan Yesus dan kematian-Nya untuk pengampunan dosa, Roh Kudus digambarkan terlibat aktif dengan memampukan orang-orang tertentu untuk membangun Bait Suci menurut gambar Allah yang telah dinyatakan kepada Musa.
Bacalah Keluaran 31:1-5. Bagaimanakah Roh Kudus terlibat dalam pembangunan Bait Suci? Bagaimanakah Roh Kudus menolong mereka yang mendirikan tempat tinggal Allah?

Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Roh Kudus juga turut hadir dalam pembangunan Bait Suci, tempat yang menjadi pusat di mana rekonsiliasi antara Allah dan manusia dilakukan dan di mana Allah yang kudus bertemu orang-orang berdosa. Allah yang menyampaikan kepada Musa rencana-Nya untuk membangun Bait Suci di bumi sesuai dengan yang asli di surga (Kel. 25:9, 40).
Bait Suci di bumi adalah pola Allah untuk menggambarkan rencana keselamatan-Nya. Allah akan tinggal di tengah umat-Nya dengan cara yang istimewa, dan Ia akan melaksanakan-Nya di dalam Bait Suci, yang telah Ia perintahkan untuk mereka dirikan. Dan adalah pekerjaan Roh Kudus untuk memampukan manusia untuk menyelesaikannya dengan keahlian seni dan keindahan apa yang telah Allah perintahkan untuk mereka lakukan. Tanpa bantuan Roh Kudus, orang Israel tidak mampu menyelesaikan keahlian yang penuh seni ini.
Dengan mempertimbangkan kuasa yang dimiliki Roh Kudus, pastilah Dia tidak membutuhkan bantuan manusia dalam membangun Bait Suci. Namun Dia memampukan orang lain untuk melakukannya dengan keahlian dan keindahan. Bagaimana dan di manakah Anda dapat memberi semangat dan mendorong orang lain untuk menggunakan talenta mereka bagi kerajaan Allah yang akan datang sampai kepada kemuliaan-Nya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s