RENUNGAN PETANG 8 JANUARI 2017

Minggu, 8 Januari 2017

​Sifat Roh yang Sukar Dipahami


Bacalah Yohanes 3:3-8 dan Yehezkiel 37:5, 9. Mengapakah angin merupakan sebuah gambaran yang tepat untuk pekerjaan Roh Kudus yang misterius?

Dengan membandingkan tindakan-tindakan Roh Kudus seperti angin, Yesus menggambarkan sifat yang dimiliki Roh Kudus yang sukar dipahami. Pergerakan-angin memiliki kemisteriusan. Angin sukar diduga ketepatan dari mana ia datang dan ke mana ia pergi. Siapakah yang belum pernah diherankan oleh angin yang muncul tanpa diketahui dari mana dia datang?
Namun kita dapat belajar dengan pengenalan akan pergerakan dan pola angin itu. Dengan cara yang sama, Roh Kudus aktif di mana Ia mau. Tak seorang pun dapat mengendalikan Roh Kudus. Namun kita dapat merasakan keaktifan-Nya dan pekerjaan-Nya. Seperti angin, Roh Kudus tidak dapat dilihat tetapi dapat menjadi sangat berkuasa. Kita tentunya dapat merasakan angin dan sering melihat efek tiupannya, walaupun kita tidak dapat melihat angin tersebut. Dari siliran sampai tiupan topan yang mematikan, angin dapat menjadi sebuah kuasa yang luar biasa. Ketika Roh Kudus digambarkan seperti angin, pekerjaan-Nya dihubungkan dengan ide membawa kehidupan kepada orang mati. Kuasa yang dianggap bisa sampai pada kekuatannya yang tertinggi ini, adalah sesuatu yang hanya Allah dapat lakukan.
Bagaimana hal ini dipahami tetap menjadi sebuah misteri. Allah dan pekerjaan-pekerjaan-Nya melalui Roh Kudus adalah lebih besar daripada apa yang dapat dimengerti oleh kita, baik hal-hal duniawi maupun hal-hal yang suci.
Ini bukan berarti bahwa kita tidak dapat mengetahui apa yang dilakukan oleh Roh Kudus. Tetapi kita harus mengenal sikap yang tepat dalam berhubungan dengan segala misteri Ilahi yaitu kerendahan hati kita. Kerendahan hati menghargai kemahabesaran Allah dan mengenal keterbatasan kita sebagai ciptaan dan menerima kebutuhan kita akan wahyu Ilahi.
Ellen G. White dengan benar menyatakan: “Rahasia-rahasia Alkitab, yang begitu jauh dari argumen terhadapnya, yang berada di antara bukti-bukti yang paling kuat tentang ilham Ilahinya. Jika itu tidak berisi cerita tentang Allah selain dari apa yang dapat kita pahami; jika kebesaran dan keagungan-Nya dapat dijangkau oleh pikiran yang fana, maka Alkitab sekarang, tidak dapat mengandung bukti Keilahian yang tidak-bisa salah.”—Membina Pendidikan Sejati, hlm. 156.
Apakah kekuatan-kekuatan alam yang tidak dapat dilihat yang dapat memengaruhi kehidupan kita? Apakah yang seharusnya hal tersebut ajarkan kepada kita tentang kenyataan pengaruh nyata yang tidak terlihat tetapi sangat kuat memengaruhi dunia kita?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s