RENUNGAN PETANG 6 JANUARI 2017

​Jumat 6 Januari
Pendalaman: Bacalah buku Ellen G. White, Alfa dan Omega, “Alkitab Su­atu Perlindungan,” jld. 8, hlm. 624-634. Baca juga tulisannya yang terdapat dalam Alfa dan Omega, “Janganlah Gelisah Hatimu,” jld. 6, hlm. 304-326.

Pikirkan tentang semua kebenaran yang kita ketahui karena telah dinyatakan kepada kita di dalam Alkitab. Sebagai contoh, pikirkanlah mengenai Pencip- taan. Apakah perbedaan yang diajarkan oleh Firman Allah tentang bagaimana kita diciptakan dan apa yang diajarkan manusia tentang bagaimana mereka diciptakan—yaitu melalui proses yang disebut “sintesis neo-Darwin.” Lihat­lah betapa kelirunya ajaran manusia! Pikirkan juga tentang Kedatangan Yesus yang Kedua Kali dan kebangkitan di akhir zaman. Ini semua adalah kebena- ran-kebenaran yang tidak dapat kita pelajari dengan kemampuan kita sendiri. Itu semua harus dinyatakan kepada kita; dan ajaran-ajaran tersebut, melalui Firman Allah, telah diinspirasikan oleh Roh Kudus. Kenyataannya, kebenaran yang paling penting dari semuanya, yaitu bahwa Yesus Kristus telah mati kare­na dosa-dosa kita dan bahwa kita diselamatkan melalui iman kepada-Nya dan melalui pekerjaan-Nya buat kita, adalah sebuah kebenaran yang tidak dapat kita jelaskan oleh kekuatan kita. Kita mengetahui semua itu hanya karena telah dinyatakan kepada kita. Pikirkan juga kebenaran-kebenaran lainnya yang kita ketahui oleh karena kebenaran itu telah disampaikan kepada kita melalui Fir­man Allah. Apakah yang fakta kebenaran Alkitab katakan kepada kita tentang pentingnya Firman Tuhan dalam kehidupan kita?

Pertanyaan-pertanyaan Untuk Didiskusikan:

  1.     Mengapakah Alkitab adalah sebuah penuntun rohani yang lebih aman daripada terbitan-terbitan subjektif manusia? Apakah konse­kuensinya ketika kita tidak menerima Alkitab sebagai standar yang olehnya semua pengajaran bahkan pengalaman rohani kita diuji?

  2.     Kita sering mendengar kata “kebenaran” digunakan di berbagai si­tuasi. Di UKSS, bicarakanlah konsep mengenai “kebenaran,” bukan hanya apa yang benar atau apa yang tidak benar tetapi mengenai arti sesungguhnya ketika kita mengatakan bahwa sesuatu itu “benar.” Apakah arti sesuatu yang disebut “benar”?

  3.     Bagaimanakah seharusnya gereja Anda bereaksi jika seseorang me­ngatakan dirinya memiliki “terang yang baru”?

  4.     Diskusikanlah perbedaan antara bagaimana Alkitab mengajarkan pe­rihal peneiptaan manusia dengan yang diajarkan oleh hikmat manu­sia. Apa yang diajarkan oleh hikmat manusia, yaitu, pemahaman teori evolusi yang terakhir, benar-benar bertentangan dengan pekabaran Alkitab. Apakah yang pertentangan ini pesankan kepada kita tentang mengapa kita harus memercayai Alkitab di atas segala sesuatu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s