RENUNGAN PETANG 5 JANUARI 2017

​Kamis 5 Januari

Roh Kudus dan Firman


Roh Kudus, yang telah menyatakan dan menginspirasikan isi Alkitab kepa­da umat manusia, tidak pernah akan menuntun kita berlawanan dengan Firman Allah dalam cara apa pun.
Bacalah Yohanes 5:39, 46, 47 dan Yohanes 7:38. Dengan otoritas apa­kah Yesus mengacu dalam ayat-ayat ini? Bagaimanakah Alkitab mene­guhkan bahwa Yesus adalah Mesias?

Yohanes 5:39, 46, 47

5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,

5:46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

5:47 Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?”


Yohanes 7:38

7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”
Beberapa orang menyatakan telah menerima “wahyu” dan petunjuk istime­wa dari Roh Kudus yang bertentangan dengan pekabaran Alkitab yang jelas. Bagi mereka Roh Kudus memegang otoritas lebih tinggi daripada Firman Al­lah. Di mana saja Firman Allah yang ditulis dan diinspirasikan itu dihapuskan dan pekabarannya yang jelas itu dihindarkan, maka kita sedang berjalan di atas dasar yang membahayakan dan tidak mengikuti tuntunan Roh Allah. Hanya Alkitablah perisai kerohanian kita. Itulah satu-satunya norma yang dapat di­percaya untuk semua masalah iman dan praktik kehidupan.

“Melalui Kitab Suci Roh Kudus berbicara kepada pikiran, dan menanam­kan kebenaran dalam hati. Dengan demikian Ia membeberkan kesalahan, dan mengusirnya dari jiwa. Dengan Roh Kebenaran, yang bekerja melalui sab­da Allah, Kristus menaklukkan umat pilihan-Nya kepada-Nya.”—Ellen G. White, Alfa dan Omega., jld. 6, hlm. 313.

Ellen G. White telah dengan sangat jelas mengatakan “Roh tidak diberikan atau dikaruniakan untuk menggantikan Alkitab, karena Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Firman Allah-lah standar untuk menguji semua pengajaran dan pengalaman.”—Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 8, hlm. 9.

Roh Kudus tidak pernah diberikan untuk menggantikan Firman Allah. Se­baliknya Ia bekerja dalam keharmonisan dengan dan melalui Alkitab untuk menarik kita kepada Kristus, jadi membuat Alkitab satu-satunya norma untuk kerohanian sejati yang Alkitabiah. Kita dapat memastikan bahwa bila seseo­rang datang dan membuat pengakuan yang bertentangan dengan Firman Al­lah, orang tersebut tidaklah sedang membicarakan kebenaran. Kita tidak dapat menghakimi hati maupun motif orang lain,- Namun, kita dapat menghakimi teologi, dan standar satu-satunya yang kita miliki adalah Firman Allah.
Pengajaran apakah yang orang sedang coba promosikan di dalam gereja yang sangat jelas bertentangan dengan Firman Allah? Jawaban bagaimanakah yang seharusnya kita berikan kepada (1) mereka yang mempromosikan kesalahan-kesalahan ini; (2) terhadap kesalahan itu sen­diri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s